Community Gathering: Selling vs Engagement?

Grace + Luna

Hari Minggu kemarin tanggal 25 Februari 2018, Lippo Mall Puri kembali mengadakan acara dog gathering. Pacar saya Grace turut membawa anjing kesayangannya, seekor Pomeranian yang diberi nama Luna. Begitu masuk ke dalam mobil, langsung tampak gelagat kecemasan dari Luna. Saya juga baru tahu belum lama ini kalau anjing bisa menangis dan gemetaran saat dipindahkan ke tempat baru.

Gathering-nya sendiri diadakan di The Forum, sebuah venue dalam Lippo Mall Puri yang diperuntukkan khusus untuk acara community gathering, kontes, dan bazaar. Menurut saya acara dog gathering ini  terbilang sukses karena jumlah pengunjung di The Forum yang sangat ramai. Continue reading “Community Gathering: Selling vs Engagement?”

Iklan

Studi Kasus Viral Marketing Campaign Film The Hunger Games

FB_Hunger_Games

Minggu kemarin, film terakhir dari Trilogi The Hunger Games akhirnya tayang di bioskop. Sejak penayangan film pertama hingga film terakhir, The Hunger Games selalu berhasil meraih kesuksesan.

Lionsgate berhasil meraih kesuksesan dalam strategi marketing mereka hanya dengan berbekal 21 orang staf marketing dan budget marketing sebesar $45 juta. Umumnya studio besar lainnya menganggarkan lebih dari $100 juta untuk budget marketing dan lebih dari 100 orang staf untuk kampanye marketing.

Melalui posting ini, mari kita lihat bersama-sama apa saja strategi marketing yang telah dilakukan Lionsgate untuk meraih kesuksesan seperti saat ini: Continue reading “Studi Kasus Viral Marketing Campaign Film The Hunger Games”

Pelanggan Hilang karena Lokasi Toko Anda Tidak Eksis di Google

fix-business-google-maps-location

Belakangan ini saya berkenalan dengan 2 orang bos pemilik bengkel. Keduanya memiliki tidak kurang dari 6 toko di area Jabodetabek. Saya membuat janji temu dengan Bos A di daerah Pondok Indah.

Saya baru pertama kali akan bertemu dengan Bos A. Saya juga tidak tahu persis letak tokonya. Berbekal arahan dari Bos A, saya perhatikan satu bangunan demi satu bangunan di sepanjang perjalanan. Setelah berputar-putar, saya masih tidak bisa menemukan toko Bos A. Saya menepi dan mencoba untuk melakukan pencarian di Google. Alhasil, toko beliau hanya muncul di satu lokasi saja. Padahal, Bos A memiliki 6 toko di Jabodetabek.

Bayangkan Anda sebagai bos pemilik 6 toko dan ada calon pelanggan yang mencoba mencari alamat lengkap dan no telp Anda melalui Google, tetapi tidak berhasil dan kemudian membatalkan niat untuk datang ke toko Anda. Bayangkan berapa banyak calon pelanggan dan peluang bisnis yang hilang hanya karena Anda tidak eksis di Google!

Continue reading “Pelanggan Hilang karena Lokasi Toko Anda Tidak Eksis di Google”