Community Gathering: Selling vs Engagement?

Grace + Luna

Hari Minggu kemarin tanggal 25 Februari 2018, Lippo Mall Puri kembali mengadakan acara dog gathering. Pacar saya Grace turut membawa anjing kesayangannya, seekor Pomeranian yang diberi nama Luna. Begitu masuk ke dalam mobil, langsung tampak gelagat kecemasan dari Luna. Saya juga baru tahu belum lama ini kalau anjing bisa menangis dan gemetaran saat dipindahkan ke tempat baru.

Gathering-nya sendiri diadakan di The Forum, sebuah venue dalam Lippo Mall Puri yang diperuntukkan khusus untuk acara community gathering, kontes, dan bazaar. Menurut saya acara dog gathering ini  terbilang sukses karena jumlah pengunjung di The Forum yang sangat ramai.

The Forum Lippo Mall Puri
Source: https://twitter.com/lippomallpuri/status/893760241061330946

Salah satu kunci keberhasilan adalah hadirnya komunitas-komunitas pecinta Pomeranian yang tersebar di Jakarta. Berbekal komunikasi dan kekompakan yang telah terjalin dalam sebuah komunitas maupun antar komunitas, para anggota komunitas akan berbondong-bondong hadir di acara gathering. Selain itu, saya salut juga dengan Lippo Mall Puri yang menyediakan The Forum sebagai venue yang diperuntukan untuk kegiatan community gathering.

Buat saya yang seorang marketer, banyak sekali acara menarik yang diadakan oleh Lippo Mall Puri untuk meningkatkan jumlah pengunjung Lippo Mall Puri. Pada waktu yang sama, di Lippo Mall Puri juga diadakan acara Noodle Market Festival 2018 dan acara Nobar Live Big Match Manchester United vs Chelsea.

Saya jadi ingat dengan cerita bank Capital One, yang membuka kafe dimana pengunjung bisa mendapatkan konsultasi finansial atau pun hanya sekedar minum kopi, makan kue, bersosialisasi, dan meng-charge ponsel mereka. Orang jaman sekarang tidak lagi ingin menerima hard sell dari sales. Yang lebih baik adalah memberikan kesempatan bagi calon pelanggan untuk mencoba produk atau berpartisipasi dalam acara yang kita adakan. Jika Anda melakukan dengan baik, maka penjualan akan datang dengan sendirinya.

Tentunya Anda yang seorang marketer atau pemilik bisnis dapat juga memikirkan bagaimana menjadikan tempat usaha Anda sebagai lokasi kegiatan community gathering. Anda juga perlu memikirkan cara memanfaatkan kekuatan komunitas untuk meningkatkan brand awareness bisnis Anda.

Hubungi komunitas-komunitas yang merupakan target customer dari bisnis Anda. Bangun hubungan yang baik dan saling menguntungkan dengan komunitas-komunitas yang Anda target. Anda juga bisa menggunakan jasa marketing agency/event organizer untuk menghadirkan komunitas-komunitas tersebut.

Oya berikut penampakan beberapa anjing lucu yang berhasil saya foto. Momennya harus tepat saat anjing tidak bergerak dan kepalanya tidak menunduk.

409d0c5e-08ba-4014-8287-183598a289f9.jpg

470d493a-7592-4cbb-8dba-3a155324ed62.jpg

727cea5c-a46e-44af-a207-a40c63e2b0c2.jpg

ac9b604c-9257-41e1-b1a4-bf94eea1a730

Sayangnya sampai kita pulang, Luna masih tampak tidak terlalu bersemangat. Mungkin perlu waktu sedikit lebih lama sampai Luna bisa nyaman beraktivitas di tempat yang baru. Okay let’s go home Luna.

9bb674e8-2e10-4190-8ae7-5c6599643190.jpg

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s