Psikologi dan Proses Pencarian di Google

51BzJBlkgcL._SY355_Salah satu keuntungan dari menjalankan aktivitas pemasaran secara online adalah transparansi data yang dapat diakses pengiklan. Pengiklan dapat dengan mudah mengetahui click-through rates, conversion rates, cost per conversions, total conversions, bounce rate, dan masih banyak lagi data lainnya. Penting untuk dapat melihat lebih dari sekedar angka dan memahami lebih jauh proses dan psikologi individu yang melakukan pencarian di Google hingga akhirnya menjadi pelanggan Anda.

Google Adwords didasarkan pada bagaimana seseorang menggunakan search engine. Anda harus memahami bagaimana search engine digunakan dalam kehidupan sehari-hari, dan memahami mengapa sesorang memutuskan untuk mengklik iklan Anda. Website Anda harus selaras dengan minat atau kebutuhan si pencari informasi, sehingga si pencari kemudian memutuskan untuk menjadi pelanggan Anda.

Kita semua memikirkan sesuatu secara berbeda. Kita semua menanyakan pertanyaan yang berbeda. Memahami berbagai cara seseorang berpikir dan menanyakan sebuah permasalahan akan membantu Anda dalam memilih keyword yang memastikan iklan Anda muncul di hadapan seseorang yang memiliki pertanyaan yang dapat dijawab oleh website Anda.

Untuk lebih jauh memahami proses bagaimana seseorang menerjemahkan pikiran menjadi kata-kata, kita coba tentukan sebuah kasus dan memikirkan berbagai kemungkinan menggunakan search engine dalam kasus ini.

Bayangkan Anda sedang mengendarai mobil di jalan tol dan tiba-tiba mesin mobil Anda mati. Beberapa orang mungkin akan membuka Google dan mengetik seperti “telepon derek mobil tol” atau “nomor telepon derek mobil”, “layanan derek tol”, dsb.

Lainnya mungkin mencari informasi seperti “mesin mobil mati”, “mobil mogok”, “apa yang harus dilakukan saat mobil mogok”. Atau mungkin Anda melihat kepulan asap dari radiator sehingga Anda mencari informasi “radiator panas”, “radiator berasap”, “mesin mobil panas”.

Faktanya, ada banyak sekali cara seseorang untuk menemukan jawaban pada skenario di atas. Anda bisa juga menanyakan kepada teman-teman Anda secara pribadi berbagai keywords yang mungkin mereka gunakan pada skenario di atas.

Skenario lainnya; komputer Anda sangat lemot dan menyebabkan Anda tidak dapat membuat table pivot di Excel. Kategori pencarian yang mungkin dilakukan diantaranya:

  • Pertanyaan awal atau versi singkat dari pertanyaan awal: “Bagaimana membuat komputer saya lebih cepat?”
  • Jawaban dari pertanyaan: “Memori komputer”
  • Deskripsi dari permasalahan: “Komputer tidak mau menjalankan Excel”
  • Gejala dari permasalahan: “Komputer lemot”
  • Deskripsi dari penyebab permasalahan: “Memori komputer tidak cukup”
  • Komponen produk atau merk produk: 8GB, 204-pin SODIMM, DDR3

Penting bagi Anda untuk mempertimbangkan semua kemungkinan seseorang dapat melakukan pencarian kepada produk Anda. Pencarian adalah proses dari pemikiran. Memahami cara seseorang melakukan pencarian dapat memberi Anda pemahaman lebih atas pertanyaan yang ingin mereka jawab.

Ketika seseorang memasukan suatu query dalam Google, mereka telah membentuk sebuah ide dan ekspektasi atas apa yang mereka ingin untuk ditampilkan oleh Google. Mereka akan melihat sekilas apakah hasil yang dimunculkan sesuai dengan ekpektasi mereka. Apabila tidak ada yang sesuai, maka mereka akan mencoba kata kunci lainnya.

Sebagai pengiklan, momen yang singkat ini adalah kesempatan Anda untuk berhubungan dengan pencari informasi. Beberapa detik ini akan menentukan apakah si pencari akan mengunjungi website Anda, mengunjungi website kompetitor Anda, atau akan melakukan pencarian ulang dan mengabaikan iklan Anda.

Pada momen yang singkat ini, iklan Anda harus berhasil untuk menarik atenasi dari prospek pelanggan Anda. Iklan Anda harus berhasil meyakinkan prospek bahwa website Anda memiliki jawaban untuk permasalahan mereka dan mengajak prospek untuk mengklik iklan Anda. Tetapi, iklan Anda juga jangan sampai kehilangan fokus dari apa yang sebenarnya menghasilkan uang bagi Anda. Jika demikian, pada akhirnya Anda hanya akan membayar untuk klik yang tidak membantu dalam mencapai tujuan Anda.

Iklan seharusnya tidak ditulis untuk menyenangkan pengiklan. Iklan juga seharusnya tidak ditulis untuk membuat CEO Anda tersenyum. Iklan harus ditulis untuk meyakinkan pencari bahwa Anda memiliki kunci atas pertanyaan mereka. Sebelum mereka mengklik iklan Anda, mereka akan kembali membentuk ekspektasi atas tampilan website yang akan mereka kunjungi.

Landing page adalah jargon untuk halaman pertama yang dilihat oleh pencari setelah mengklik iklan Anda. Landing page seharusnya adalah sebuah halaman dalam website Anda yang secara logis berhubungan dengan query yang telah dilakukan.

Sebagai contoh, misalnya seseorang melakukan pencarian untuk “Sony Digital Cameras”, orang tersebut tentunya tidak ingin dibawa ke home page Amazon.com. Home page tersebut tidak memiliki informasi mengenai Sony digital cameras. Kalau beruntung, si pencari akan melakukan pencarian ulang di website Amazon. Kalau tidak, maka si pencari akan kembali ke hasil pencarian di Google. Pengalaman pencarian yang lebih baik adalah memungkinkan si pencari langsung dibawa ke halaman mengenai Sony digital cameras dalam website Amazon.

Untuk terus dapat memenuhi ekspektasi pencari, landing page Anda harus secara logis menindaklanjuti apa yang diinformasikan di ad copy Anda. Dikarenakan ad copy Anda menginformasikan si pencari mengenai apa yang akan mereka temukan, maka landing page seharusnya melanjutkan percakapan dengan membantu mereka untuk menemukan jawaban yang diinginkan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s