Lahirnya PPC Advertising dan Google Adwords

Pay-Per-ClickPada tahun 1996 merupakan tahun berdirinya sebuah perusahaan kecil yang nantinya akan mengubah dunia internet marketing untuk selamanya. Nama perusahaan tersebut adalah Idealab. Idealab kemudian meluncurkan GoTo.com dalam kurun waktu 2 tahun sejak didirikan.

GoTo.com memiliki model bisnis sederhana: Pengiklan dapat memilih untuk memunculkan iklan mereka berdasarkan apa yang diketik pencari informasi dalam kotak pencarian di website. Iklan akan muncul pada hasil pencarian apabila pengiklan memutuskan untuk beriklan di GoTo.com.

Empat konsep sederhana yang membuat model bisnis GoTo.com revolusioner yaitu:

  1. Relevansi. Sebuah kata yang belakangan menjadi pondasi dari Google Adwords. Konsep relevansi hanya memunculkan iklan berdasarkan apa yang secara aktif ingin diketahui oleh pencari. Pengiklan juga hanya akan memasang iklan pada kata kunci yang berkaitan dengan produk atau jasa mereka.
  2. Pricing. Dengan model pricing PPC, pengiklan hanya membayar saat mereka mendapatkan klik (trafik ke website).
  3. Proses sign up. GoTo.com menghadirkan model self-serve sign up bagi pengiklan untuk membuka akun dalam hitungan menit. Hal ini sangat berbeda dengan Yahoo, Bing, dan Google yang saat itu memerlukan staff sales untuk mendatangkan pengiklan.
  4. Proses lelang (auction). GoTo.com tidak menentukan biaya yang harus dibayar pengiklan agar iklannya dimunculkan pada hasil pencarian. Pengiklan dapat menentukan sendiri harga yang ingin mereka bayarkan, dan pengiklan yang membayar paling tinggi akan dimunculkan paling atas pada halaman hasil pencarian.

goto_comSebelum jaman PPC, iklan yang dimunculkan pada hasil pencarian biasanya merupakan banner iklan yang sama sekali tidak berhubungan dengan informasi yang dicari. Walaupun, iklan banner ini menghasilkan banyak impression (impression adalah ketikan sebuah iklan dimunculkan di halaman pencarian), tetapi iklan tidak relevan bagi pencari informasi dan akan jarang untuk diklik. Pengiklan membayar untuk eksposur tetapi tidak mendapatkan trafik yang banyak untuk uang yang mereka keluarkan.

Hampir semua biaya iklan didasarkan oleh seberapa banyak impression yang didapat. Pengiklan akan memutuskan berapa banyak impression yang ingin mereka beli untuk banner ads mereka, dan kemudian membayar dengan basis cost per thousand impressions (CPM) atau biaya per 1000 impressions. Oleh karena itu, pengiklan harus memiliki budget iklan yang besar untuk bisa beriklan. Pengiklan juga tidak tahu berapa banyak penjualan yang sebenarnya dihasilkan oleh iklan-iklan tersebut.

Pada bulan Oktober tahun 2011, GoTo.com, Inc., mengubah nama menjadi Overture Services. Pada tahun 2003, Overture diakuisisi Yahoo! dengan nilai $1,63 milyar. Pada tahun 2009, Microsoft dan Yahoo! membentuk aliansi untuk pencarian. Dengan kerja sama ini, Yahoo! akan memunculkan iklan dari Microsoft’s adCenter (sekarang dikenal dengan Bing Ads).

Pada tahun 2001, GoTo.com mendapatkan paten atas “Sistem dan metode untuk mempengaruhi posisi pada hasil pencarian yang dimunculkan mesin pencari.” Paten ini merupakan jantung daripada teknologi iklan PPC. Pada April 2002, Overture menuntut Google terkait paten tersebut. Kasus hukum ini berlarut-larut hingga 2 tahun, sampai dengan Overture diakuisisi oleh Yahoo!. Google akhirnya menyelesaikan masalah ini dengan Yahoo! melalui pertukaran 2,7 juta lembar saham Google atas lisensi untuk menggunakan paten ini.

Pada tahun 2002, Google meluncurkan Adwords Select, yang mengimplementasikan prinsip fundamental GoTo.com. Google kemudian melakukan sedikit perubahan terkait dengan model lelang yang dijalankan. Pada GoTo.com, semakin banyak pengiklan membayar, maka akan semakin atas juga iklannya muncul pada hasil pencarian. Dengan kata lain, pengiklan yang bersedia membayar paling mahal akan mendapatkan kesempatan terlihat paling sering.

Kata kunci utama pada iklan Google adalah relevansi. Google mengubah model lelang yang memungkinkan relevansi terbaik bagi pencari. Google menerapakan apa yang disebut dengan click-through-rates (CTR) dalam menentukan dimanakah posisi sebuah iklan ditempatkan. Mereka menggunakan formula sederhana untuk menentukan posisi iklan: maximum CPC (cost per click) dikali dengan CTR.

Logikanya apabila sebuah iklan mendapat lebih banyak klik, maka iklan tersebut lebih relevan bagi pencari. Oleh karena itu, pengiklan seharusnya mendapat keuntungan karena telah menampilkan iklan yang paling relevan dengan informasi yang diinginkan pencari.

Formula sederhana ini juga memaksimalkan uang yang diterima oleh Google pada setiap halaman search engine result page (SERP) karena Google tentunya juga akan mendapatkan lebih banyak klik dari pencari. Pada GoTo.com, apabila iklan yang muncul pada posisi pertama tidak mendapat klik, maka mesin pencari juga tidak mendapat apa-apa dari menampilkan iklan tersebut.

Mesin pencari hanya dibayar saat klik terjadi. Oleh karena itu, mesin pencari juga dipaksa untuk hanya memunculkan iklan-iklan yang televan. Jika sebuah iklan tidak diklik, maka mesin pencari tidak akan mendapatkan uang. Hal demikian memaksa pengiklan dan mesin pencari untuk bekerja sama menghadirkan halaman dengan hasil pencarian yang lebih baik bagi pelanggan.

Google kemudian merubah nama Adwords Select menjadi Google Adwords yang bertahan hingga sekarang.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s